Jenis-Jenis Kulit Wajah dan Cara Mudah Mengetahuinya

Jakarta – Banyak yang mencari cara mengetahui jenis kulit wajah. Hal ini memang berguna agar kulit wajah mendapatkan perawatan yang tepat sesuai jenis kulit.

Seperti diketahui, kulit wajah sehat, bersih, dan mulus satu di antaranya dipengaruhi oleh cara Anda merawatnya, termasuk penggunaan skincare.

Penggunaan skincare yang tidak sesuai dengan jenis kulit bisa berdampak buruk sehingga Anda harus berhati-hati.

Faktanya, merawat kulit pada masing-masing orang berbeda-beda bergantung pada jenis kulitnya. Maka itu, penting untuk terlebih dahulu mengenali jenis kulit Anda.

Ada beberapa jenis kulit, yang perlu Anda ketahui. Dengan begitu, memudahkan Anda dalam merawatnya. Lantas, bagaimana cara mengetahui jenis kulit wajah Anda? Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Berikut cara mengetahui jenis kulit wajah, dilansir dari Klikdokter dan Liputan6, Selasa (28/6/2022).

Jenis-Jenis Kulit Wajah

1. Normal

Tipe kulit normal memiliki kandungan air dan minyak yang seimbang. Ciri-cirinya, yaitu tidak memiliki atau hanya sedikit kerusakan seperti komedo atau jerawat, tidak sensitif, pori-pori tak terlihat membesar, dan kulit bercahaya.

2. Kombinasi

Kulit kombinasi memiliki sebagian daerah yang kering dan sebagian sebagian lainnya berminyak. Bagian yang paling sering berminyak biasanya area hidung, kening, dan dagu.

Penyebab terbentuknya kulit kombinasi cukup beragam mulai keturunan, ketakseimbangan hormon, atau cuaca. Ciri-ciri kulit kombinasi yaitu pori-pori membesar, berkomedo, dan pada beberapa area terlihat mengilap.

3. Kering

Kulit kering dapat disebabkan oleh faktor genetik (keturunan), usia, hormon, cuaca (angin, sinar matahari, dingin), suhu ruangan yang panas, kebiasaan mandi pakai air panas, obat-obatan, zat pada sabun, atau kosmetik.

Ciri-ciri kulit kering, yakni pori-pori tidak terlihat, kusam dan kasar, kurang elastis, garis kulit terlihat jelas, kulit dapat menjadi serpihan, retak, terkupas, mudah gatal, teritiasi, atau meradang (merah).

4. Berminyak

Kulit berminyak sering ditemukan pada kaum muda. Jenis kulit ini memproduksi minyak berlebih.

Kulit berminyak dapat disebabkan oleh ketakseimbangan hormon, pubertas, stres, antibiotik terpapar panas, dan terpapar udara terlalu lembap. 

Ciri-ciri kulit berminyak, yaitu pori-pori membesar, kusam atau mengilap, kulit tebal, berkomedo, berjerawat, dan berbintik.

5. Sensitif

Pemilik jenis kulit ini harus mencari tahu apa penyebabnya. Biasanya kulit sensitif sering disebabkan oleh produk perawatan kulit seperti sabun mandi, deterjen, kosmetik mata, dan pelembap kulit.

Ciri-ciri kulit sensitif adalah kulit kering, kemerahan, terasa gatal, dan muncul sensasi terbakar.

Cara Mengetahui Jenis Kulit Wajah dengan Mencuci Wajah

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui jenis kulit wajah Anda. Berikut di antaranya:

Dengan mencuci muka

Cara mengetahui jenis kulit wajah bisa Anda lakukan setelah mencuci wajah. Cuci wajah dengan pembersih yang lembut. Keringkan dengan handuk bersih dan jangan gunakan skincare atau makeup apa pun. 

Amati bagaimana kulit terlihat dan terasa segera setelah mencucinya. Perhatikan bagaimana kulit berubah selama beberapa jam ke depan.

Kulit kering akan terasa kering atau kencang segera setelah dicuci. Kulit mungkin juga terlihat kusam, kasar, atau bersisik.

Kulit berminyak mungkin terlihat kusam setelah dicuci, tetapi akan menjadi berkilau atau berminyak selama beberapa jam ke depan. Minyak akan terlihat jika Anda menempelkan tisu ke hidung.

Kulit kombinasi biasanya pada zona T akan terilhat berminyak dan bagian pipi normal atau kering. Zona-T meliputi dahi, hidung, dan dagu. Setelah beberapa lama, area ini akan terlihat mengilap atau berminyak.

Kulit normal akan terlihat bersih, bahkan dalam warna dan teksturnya, dan tidak akan terasa kencang atau iritasi setelah dicuci. Itu tidak akan banyak berubah sepanjang hari.

Kulit sensitif bisa perih, terbakar, atau gatal setelah mencuci muka.

Cara Mengetahui Jenis Kulit Wajah dengan Selotip

2. Dengan selotip

Selain dengan mengamati kulit setelah mencuci wajah, Anda bisa mencoba cara mengetahui jenis kulit wajah dengan tes selotip. 

Gunakan selotip bening yang bersih. Cuci wajah dengan pembersih yang lembut. Keringkan sedikit dengan handuk dan jangan gunakan pelembap atau produk apa pun. Tunggu 20 menit.

Ambil selotip dan tempelkan di wajah dari daun telinga kiri ke daun telinga kanan melewati atas batang hidung. Tunggu selama tiga menit. Lepaskan selotip dan lihat sisi lengketnya.

Jika Anda memiliki kulit normal, selotip kemungkinan besar akan menempel dan lepas dengan mudah. Jika memiliki kulit berminyak, selotip mungkin akan bergeser karena minyak mencegahnya menempel langsung ke kulit.

Jika kamu memiliki kulit kering, selotip mungkin terlihat keruh karena serpihan kulit kering yang dilepaskan dengan selotip. 

Jika kulit berjenis kombinasi, bagian selotip yang menempel pada hidung akan terlihat berminyak sementara bagian pipi akan nampak kering. Sementara untuk kulit sensitif, kulit akan terasa perih atau gatal setelah selotip dilepas.

Cara Mengetahui Jenis Kulit Wajah dengan Kertas Minyak

Anda bisa menggunakan kertas minyak yang biasa digunakan untuk menyerap kelebihan minyak di wajah untuk cara mengetahui jenis kulit wajah.

Setelah mencuci muka dengan pembersih ringan, biarkan wajah selama kurang lebih tiga jam dan jangan gunakan produk apa pun.

Letakkan selembar kertas minyak di berbagai area wajah selama beberapa menit untuk menentukan tingkat berminyak.

Jika kertas menempel dan Anda melihat bercak minyak saat diangkat, kemungkinan besar Anda memiliki kulit berminyak. Jika kertas menempel, tetapi tidak ada bintik berminyak yang terlihat, jenis kulit Anda normal. Jika kertas tidak menempel sama sekali, kemungkinan besar Anda memiliki kulit kering.

Sementara kulit kombinasi menghasilkan bintik-bintik berminyak pada kertas yang bersentuhan dengan zona-T. Tes ini tidak dapat membantu menentukan apakah Anda memiliki kulit sensitif.

Cara Mengetahui Jenis Kulit Wajah dengan Tes Tekanan

Tes tekanan dimaksudkan untuk mengevaluasi kekenyalan kulit. Cukup berikan tekanan pada kulit di wajah dan amati elastisitasnya. 

Anda bisa mencubit lembut kulit wajah. Jika kulit tidak segera pulih kembali setelah menekannya, bisa jadi jenis kulit Anda adalah kulit kering.

Jenis kulit normal dan berminyak akan cepat kembali normal setelah diberikan tekanan.

[ Terimakasih Telah Membaca Artikel Kami ]

Apakah Anda Tertarik Produk Stainless Steel? Kami siap membantu!

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.