8 Cara Bersepeda untuk Lansia agar Lebih Sehat

Jakarta – Olahraga menjadi satu di antara kegiatan yang memberi dampak sehat kepada orang yang melakukannya, tak terkecuali untuk para lansia.

Meski kemampuan dan gerak tubuh terus menurun seiring bertambahnya usia, bukan berarti Anda hanya bisa malas-malasan dan menerima nasib begitu saja.

Walau Anda sudah memasuki kategori lanjut usia, Anda tetap dianjurkan untuk melakukan olahraga agar kesehatan fisik tetap terjaga.

Ada banyak jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh para lansia, satu di antaranya adalah bersepeda.

Agar manfaat dalam melakukan olahraga bersepeda bisa didapat secara maksimal oleh para lansia, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Berikut delapan cara bersepeda untuk lansia agar lebih sehat, seperti disadur dari Klikdokter, Senin (6/6/2022).

Cara Bersepeda untuk Lansia agar Lebih Sehat

1. Periksa Riwayat Kesehatan

Hal pertama yang harus dilakukan lansia sebelum bersepeda adalah memeriksa riwayat kesehatan. Semisal punya riwayat penyakit jantung atau hipertensi, Anda tidak boleh terlalu lelah ketika mengayuh sepeda.

2. Gunakan Alat Pelindung 

Cara bersepeda untuk lansia yang selanjutnya adalah menggunakan alat pelindung lengkap. Anda dapat menggunakan helm, serta alat pelindung siku maupun lutut. Jadi, jika terjatuh, cedera yang dialami tidak terlalu berat.

3. Sepeda dalam Kondisi Prima

Tidak dimungkiri, usia yang tak lagi muda dapat membuat beberapa anggota tubuh seperti lutut, punggung, maupun sendi mudah merasakan nyeri.

Sebab itu, Anda dianjurkan untuk menggunakan sepeda dengan pengaturan senyaman mungkin. Misalnya, menggunakan pelana sepeda yang lebih lebar untuk meningkatkan kenyamanan dan keseimbangan. 

Hal ini dilakukan guna mengurangi cedera maupun keluhan kesehatan pada bagian tubuh yang mengalami nyeri.

4. Pakai Sepeda Listrik

Sepeda listrik jenis Bikemunk adalah yang paling direkomendasikan untuk lansia, khususnya jika mengalami kesulitan untuk mengayuh pedal.

Sepeda jenis ini dapat tetap berjalan, meski Anda tidak mengayuhnya. Hal ini tentu membantu mengurangi beban yang diterima oleh tubuh lansia.

5. Pilih Rute dan Medan yang Aman

Lansia dianjurkan untuk memilih rute dan medan yang tidak terlalu berat. Pastikan pula kondisi jalan yang ditempuh halus atau minim rintangan, tidak bergelombang, dan jarang kelokan. Hal ini penting diperhatikan guna mengurangi risiko terjatuh.

Selain itu, bersepedalah juga menuju area yang terang. Hindari kawasan hutan karena cenderung berbahaya dan gelap.

6. Bersepeda dengan Santai

Tidak perlu perlu meningkatkan kecepatan untuk dapat memperoleh manfaat bersepeda yang optimal. Anda hanya perlu bersepeda dengan santai sambil menikmati pemandangan selama perjalanan.

7. Jaga Asupan Makan dan Minuman

Penting bagi lansia untuk mengonsumsi makanan sekitar 2-3 jam sebelum bersepeda. Hal ini bertujuan untuk menjaga fokus dan stamina tubuh selama di perjalanan.

Selain itu, bawa pula botol air minum di sepeda. Dengan demikian, Anda dapat sesekali minum selama perjalanan guna menurunkan risiko dehidrasi alias kekurangan cairan.

8. Istirahat yang Cukup

Mendapatkan istirahat yang cukup sangat penting bagi lansia. Pasalnya, cukup istirahat adalah kunci utama dalam melakukan segala aktivitas, termasuk bersepeda.

Istirahat cukup dan tidur yang berkualitas juga dapat mendukung kemampuan fisik lansia selama bersepeda.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.